Industri perasuransian saat ini sedang mengalami krisis kepercayaan konsumen. Maraknya kasus gagal bayar akibat miss selling dan buruknya tata kelola dan manajemen risiko menjadi momok yang masih berlangsung. Gejolak perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19 juga belum usai. Indonesia juga akan menghadapi resesi lain dampak dari geopolitik dan perubahan cuaca ekstrim. Kondisi ini makin memperkeruh industri asuransi.
Secerca harapan muncul dari sisi regulasi. Rancangan Undang Undang Penguatan dan Pengembangan Sektor Jasa Keuangan (RUU PPSK) kini telah menjadi inisiatif DPR. Dalam RUU PPSK, banyak membahas industri perasuransian. Diantaranya tentang perasuransian itu sendiri, program penjaminan polis dan asuransi usaha bersama.
Sehubungan dengan dalam tahap pembahasan Legislator dengan Pemerintah, perlu banyak masukan dari ahli, praktisi dan akademisi dibidang perasuransian. Khususnya pada program penjaminan polis yang rencananya dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). LPS saat ini, menjamin simpanan nasabah perbankan yang nilainya tetap sedangkan penjamin polis menjamin dana nasabah yang nilainya tidak tetap. Apakah efektif dan mengakomodir kepentingan pelaku usaha dan konsumen secara komprehensif termasuk apa yang harus dilakukan LPS setelah RUU PPSK disahkan?
Selain itu, sejak tahun 2006 setiap tanggal 18 Oktober, industri asuransi merayakan hari asuransi nasional. Berbagai kegiatan dengan tujuan memperkenalkan dan memberikan pemahaman asuransi dihadirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menjadikan sebagai bulan Oktober sebagai bulan literasi dan inklusi jasa keuangan.
Oleh karena itu, untuk memberikan pemahaman kepada industri dan konsumen serta memberikan gagasan baru pada regulator, dalam momentum ini KUPASI berinisiatif menyelenggarakan webinar mengenai Program Penjaminan Polis (PPP) yang nantinya menjadi tanggung jawab dan wewenang LPS.
Webinar akan diselenggarakan pada tanggal 17 Oktober 2022 dan dibuka oleh Wahyudin Rahman (Ketua KUPASI 2022-2025) serta dimoderatori oleh Azuarini Diah P. (Ketua Publikasi DAI) dengan narasumber Anis Byarwati (Anggota DPR Fraksi PKS – Komisi XI), Irvan Rahardjo (Pengamat Asuransi), Kapler Marpaung (Dosen Program MM-FEB UGM) dan Adi Budiarso, Kepala (PKJK BKF Kementerian Keuangan RI).